Screeshot Ponsel Android dari Ubuntu
cd /home/namaanda/Downloads/android-sdk-linux_x86/tools/
chmod 755 ddms
cd /home/namaanda/Downloads/android-sdk-linux_x86/tools/
chmod 755 ddms
Bahasa pemrograman apa saja yang sudah pernah anda gunakan? C, C++, PHP, Perl, Java, VB, atau yang lain? Apa kesamaan bahasa-bahasa pemrograman tersebut? Tentu kesemua bahasa pemrogrman tersebut menggunakan syntax dalam bahasa Inggris. Pada artikel ini saya akan coba menunjukkan kepada anda bagaimana membuat bahasa pemrograman yang menggunakan syntax bahasa Indonesia, meski sebenarnya ini hanyalah teknik “goblok-goblokan” saja
.
Jadi nantinya kita dapat menuliskan 'jika [ kondisi true ] maka blablabla...' daripada 'if [ kondisi true ] then blablabla...'. Tertarik?
Bahasa pemrograman yang akan kita buat sebenarnya merupakan sebuah shell script. Pada shell script terdapat sebuah tool yang sangat berguna yaitu alias. Dengan program alias kita dapat memberikan nama lain untuk sebuah perintah. Dan tahukah anda bahwa perintah ls juga sebenarnya adalah alias dari perintah ls --color=auto.
Nah, karena shell script juga memiliki struktur percabangan dan perulangan maka kita dapat membuat sebuah program menggunakan shell script. Perintah alias kita gunakan untuk memberi nama lain pada syntax shell script yang berhubungan dengan pembuatan program seperti echo, if, then, dan lain-lain. Berikut ini adalah alias yang saya gunakan untuk meng-Indonesiakan shell.
#!/bin/bash
#
# file alias untuk meng-\"indonesia\"-kan shell script
#
alias jika='if'
alias maka='then'
alias seltu-jika='elif'
alias selain-itu-jika='elif'
alias selain-itu='else'
alias seltu='else'
alias kaji='fi'
alias akhir-jika='fi'
alias kasus='case'
alias dalam='in' # in tidak dapat diganti
alias suska='esac'
alias akhir-kasus='esac'
alias lakukan='do'
alias selesai='done'
alias selama='while'
alias untuk='for'
alias fungsi='function'
alias cetak='echo'
alias baca='read'
alias kembalikan='return'
alias hentikan='break'
alias keluar='exit'
Dalam komputer saya file ini saya letakkan pada direktori $HOME/shellscript/indoalias.sh. Jadi setiap script yang ingin menggunakan bahasa Indonesia harus meng-include file tersebut. Berikut ini adalah sebuah shell script sederhana untuk mengetes bahasa pemrograman baru kita
# include alias
. $HOME/shellscript/indoalias.sh
# contoh percabangan sederhana
cetak \"---- CONTOH PERCABANGAN -----\"
username=\"\"
password=\"\"
cetak -n \"Masukkan username: \"
baca username
cetak -n \"Masukkan password: \"
baca -ers password
cetak \"\"
jika [ \"$username\" == \"rio\" -a \"$password\" == \"astamal\" ] ; maka
cetak \"LOGIN BERHASIL\"
selain-itu
cetak \"LOGIN GAGAL\"
kaji
# contoh looping sederhana
cetak -e \"\n-------- CONTOH PERULANGAN ---------\"
untuk (( i=1; i< =5; i++ ))
lakukan
cetak -n \"$i \"
selesai
cetak \"\"
jawaban=0
jawaban_user=-1
selama [ $jawaban -ne $jawaban_user ]; lakukan
angka1=$[ $RANDOM % 200 ]
angka2=$[ $RANDOM % 500 ]
jawaban=`expr $angka1 + $angka2`
cetak -n \"Hasil dari $angka1 + $angka2 adalah: \"
baca jawaban_user
cetak \"\"
jika [ $jawaban -ne $jawaban_user ]; maka
cetak \"Jawaban SALAH, yang benar adalah $jawaban\"
akhir-jika
selesai
cetak \"Jawaban Benar...\"
Dan berikut ini adalah outputnya:
astadev@astadev-laptop:/tmp$ sh tes.sh
---- CONTOH PERCABANGAN -----
Masukkan username: rio
Masukkan password:
LOGIN BERHASIL
-------- CONTOH PERULANGAN ---------
1 2 3 4 5
Hasil dari 158 + 408 adalah: 444
Jawaban SALAH, yang benar adalah 566
Hasil dari 71 + 151 adalah: 121
Jawaban SALAH, yang benar adalah 222
Hasil dari 72 + 415 adalah: 45
Jawaban SALAH, yang benar adalah 487
Hasil dari 151 + 187 adalah: 338
Jawaban Benar...
astadev@astadev-laptop:/tmp$
Bagaimana lumayan keren kan?? saya gunakan ini untuk mengajari keponakan saya yang masih duduk di kelas 5 SD dia jadi suka sama komputer
. Selamat mencoba…
More complete Story at http://rioastamal.net/2008/08/tutorial-membuat-bahasa-pemrograman-sendiri-dalam-5-menit/
Salam,
Saya baru 3 hari ini menggunakan ubuntu 8.04 (Hardy Heron) dan mencoba mengkonfigurasi Dell Latitude D610 dengan handphone MyG 800 menggunakan kabel USB untuk konek ke internet.
Banyaknya referensi Ubuntu di internet sangat memudahkan proses ini.
Berikut adalah isi dari /etc/wvdial.conf untuk mengkonek Dell dan MyG dengan menggunakan XL sebagai provider :
[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.xlgprs.net”,”202.152.240.050″,0,0
Modem Type = Analog Modem
Baud = 460800
New PPPD = yes
Modem = /dev/ttyACM0
ISDN = 0
Stupid Mode = 1
Phone = *99#
Password = proxl
Username = xlgprs
dan berikut adalah tampilan setelah saya menjalankan wvdial
root@KeluargaRuliyanto:/etc# wvdial
–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZ
ATZ
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
–> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.xlgprs.net”,”202.152.240.050″,0,0
AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.xlgprs.net”,”202.152.240.050″,0,0
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT*99#
–> Waiting for carrier.
ATDT*99#
CONNECT
~[7f]}#@!}!} } }2}”}&} } } } }#}$@#}’}”}(}”R[04]~
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Sun Jun 29 00:55:05 2008
–> Pid of pppd: 10622
–> Using interface ppp0
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> local IP address 172.26.36.11
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> remote IP address 10.64.64.64
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> primary DNS address 202.152.254.245
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
–> secondary DNS address 202.152.254.246
–> pppd: ��[06][08][18]�[06][08]ا[06][08]
Mudah mudahan berguna bagi yang menggunakan konfigurasi seperti yang saya pakai.
Yaaa betul saudara bahwa pemesanan CD Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) yang akan dirilis tanggal 18 Oktober 2007 sudah dapat Anda pesan melalui ShipIt. Bagi yang berminat silakan saja serbu situs di bawah ini:
Lumayan buat oleh-oleh lebaran heheehheheh

Sekilas info mengenai Full Circle Magazine Edisi #4:
Untuk yang ingin download, dipersilakan langsung sedot di:
Sekilas info mengenai Full Circle Magazine Edisi #3:

Untuk yang ingin download, dipersilakan langsung berangkat ke: