Author Archive

Install CCL di Ubuntu + Trouble Shooting :)

Gwe kemarin coba nyari cara install nih billing untuk Ubuntu di google kok gak ketemu ya? trus cari .deb nya juga gak ketemu ya? :( tapi untungnya ada beberapa how to yang cukup keren seperti yang di Linux.or.id dan blog mas Handri (numpang nyontek yaahhh ommmm :D ) trus gwe aplikasikan diubuntu dan gwe dokumentasikan disini :)

Proses instalasi banyak menemukan aral melintang dan supaya bisa jadi pengalaman dan pengetahuan bagi orang lain say dokumentasikan juga disini :)

==Instalasi di kedua sisi==

Kedua aplikasi (client & server) harus penuhi dependencies-nya, yahhh.. karena bukan debian package jadinya kita harus install manual deh tapi untungnya pake debian jadi gampang :p

  • sqlite3
  • glib2.0
  • libfox1.4
  • openssl

Pada client & server jalankan perintah berikut :

$ sudo apt-get install sqlite3 libsqlite3-dev

$ sudo apt-get install libfox1.4 libfox1.4-dev

$ sudo apt-get install libglib2.0-dev

$ sudo apt-get install libssl-dev

dan jangan lupa baris ini kalo belum :

$sudo apt-get install build-essential

Edit /etc/ld.so.conf :

$gksudo gedit /etc/ld.so.conf

dan tambahkan baris2 berikut :

/usr/lib
/usr/local/lib

Lalu jalankan perintah :

$sudo ldconfig

== Billing Server ==

untuk Biling server download file berikut (cari aja di google yah):

cclfox-0.7.0.tar.bz2
libccls-0.7.0.tar.bz2

download ke home folder kamu lalu jalanin perintah2 berikut :

$tar -xjvf libccls-0.7.0.tar.bz2
$cd libccls-0.7.0
$./configure
$make
$sudo make install
$cd ..
$tar -xjvf cclfox-0.7.0.tar.bz2
$cd cclfox-0.7.0
$./configure
$make
$sudo make install

Lalu buatlah sebuah “launcher” didesktop, klik kanan lalu klik properties dan tambahkan perintah berikut pada teks box “command”:

cclfox -nossl

== Billing Client ==

Untuk Client unduh file2 berikut pada home folder :

cclcfox-0.7.0.tar.bz2
libcclc-0.7.0.tar.bz2

lalu jalankan perintah2 berikut :

$tar -xjvf libcclc-0.7.0.tar.bz2
$cd libcclc-0.7.0
$./configure
$make
$sudo make install
$cd ..
$tar -xjvf cclcfox-0.7.0.tar.bz2
$cd cclcfox-0.7.0
$./configure
$make
$sudo make install

Lalu buatlah sebuah “launcher” didesktop, klik kanan lalu klik properties dan tambahkan perintah berikut pada teks box “command”::

cclcfox -host <server’s ip> -name <client name> -nossl

Udah deh beres.. Nanti kalo enggak malas gwe buatin How to pakenya deh :p
*gak janji yaaaa*

==Trouble Shooting ==

Error-error ini sering ditemui dan membuat orang frustasi karena yakin kalo program yang dibutuhkan sudah diinstall, contohnya error “configure: error: please install openssl” padahal kalo kita check di synaptic udah diinstall! Lalu biasanya kita kapok & pusing lalu balik lagi ke wind**s karena ternyata di linux gak ada billing yg reliable :( atau pake Billing Explorer linux tapi tetep juga crackan :D . Sebenarnya masalahnya sederhana aja.. karena ini kita kompail / compile dari source maka ketika ./configure source CCL juga akan mencari source dari dependencies yang dia butuhkan.. dengan kata lain kita harus instal juga “dev” dari library aplikasi-aplikasi yg menjadi dependency si CCL. berikut adalah list eror yang sering ditemui dan cara pemecahanya :p

  1. configure: error: please install openssl
    cure : $sudo apt-get install libssl-dev
  2. configure: error: please install sqlite3
    cure : $sudo apt-get install libsqlite3-dev
  3. configure: error: please install glib
    cure : $sudo apt-get install libglib2.0-dev
  4. configure: error: please install fox
    cure : $sudo apt-get install libfox1.4-dev
  5. configure: error: installation or configuration problem: C++ compiler cannot create executables.
    cure :$sudo apt-get install build-essential

Maaf yah kalo terlalu detail buatnya.. biar bantu temen2 yg baru belajar :) Kalo yang udah pada jago ambil pentingnya aja :D

Semoga ada manfaat, dan kalo ada masukan saya sangat terimakasih!

Merdeka!

Edubuntu Class With LTSP

Share pengalaman buat LTSP Edubuntu Dapper bareng Amri Shodiq (dia bagian ngerecokin! hehehehe)

3 Langkah Mudah LTSP dengan Edubuntu 6.06

Edubuntu memang sub distribusi Ubuntu yang mengkhususkan diri di dunia pendidikan. Kelebihannya selain di Kde Education Suite (meskipun edubuntu Gnome hehehe) dan GCompris-nya, terletak pada kemampuan LTSP out-of-the-box (maksud ane langsung) tanpa repot-repot konfigurasi lainnya.

Bener-bener gampang! oke mari saya ceritakan prosesnya step-by-step

Step 1 :
konfigurasi /etc/ltsp/dhcp.conf dan sesuaikan dengan network lab saya.

$sudo gedit /etc/ltsp/dhcp.conf

Assuming that the server’s ip address is 197.168.7.1

authoritative;

subnet 192.168.7.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.7.220 192.168.7.250;
option domain-name “lab.stsn.ac.id”;
option domain-name-servers 192.168.7.1;
option broadcast-address 192.168.7.255;
option routers 192.168.7.1;

option subnet-mask 255.255.255.0;

filename “/ltsp/pxelinux.0″;
option root-path “/opt/ltsp/i386″;
}

Step 2 :
jalankan dhcp server

$sudo /etc/init.d/dhcp start

Step 3 :
Set PC client agar boot dari network, disini client harus mendukung boot dari PXE server, mayoritas komputer baru yang mempunyai ethernet adapter on-board biasanya sudah mendukung fitur ini dengan meng-enable-kannya di BIOS, atau untuk komputer tua yang tidak mendukung LAN-boot bisa membuat boot-disk dari web berikut http://rom-o-matic.net. Di Lab saya ada PC tua Pentium 2 tapi sudah mendukung PXE boot.

udah deh.. tinggal nyalain tuh PC client, jalan deh! Step-by-Step! Uuuugh baybeeee… (knapa sih gwe ini? ;p )

Trouble-shooting :
terkadang ada saja bajaj menghadang, di lab saya menemui 2 masalah yang kemudian berhasil dipecahkan, berikut masalah tsb:

1. PC Client Compaq P-II milik lab PXE servernya tidak mau boot, dhcp berhasil di boot namun tidak mau boot PXE server, masalh ini berhasil dipecahkan di thread ini (dari ubuntuforums.org) dan masalah ini ditenggarai oleh intel LANdesk Service Agent II firmware 0.99 yang tidak dapat menerima paket UDP untuk PXE Server, jadi kita paksa server kirim TCP. Info lebih lanjut : http://syslinux.zytor.com/hardware.php#network.

Berikut rangkuman langkah yang saya lakukan:

  • Step 1: Edit /etc/inetd.conf. Cari baris mengenai tftp dan tambahkan “-r blksize”, save dan exit.
  • Step 2:Edit /etc/sysctl.conf. Tambah baris “net/ipv4/ip_no_pmtu_disc=1″save, exit dan reboot.

Langkah diatas dikemukakan oleh v4169sgr, orang ini gigih sekali dalam memecahkan masalah ini dan berhasil menemukan pemecahan masalah ini dimana dia post masalah tapi di pecahin sendiri di post berikutnya baca aja deh thread diatas, lucu :)

2. ternyata di setelah ltsp nyala semua kita gak bisa login! walah….. ngantuk plus cape… tapi tetap semangat uwoooohhhhhh…. saya dan Amri coba pecahkan masalah ini dan diketahui bahwaltsp terdapat di /opt/ltsp/*architecture*/ lalu kita lakukan langkah berikut :

$ sudo chroot /opt/ltsp/*architecture*/
$ sudo adduser *username*

sampai langkah ini untuk LTSP console bisa login tapi utk LTSP login GUI gak bisa.. tapi disini si Amri berperan (cieeeeee…) dia coba bikin user yang sama persis pake System > Administrations > User & Groups trus coba login.. Eh.. Bisa!!!! (kita berdua berjingkrak kaya orang gokil malam itu)

Tapi ternyata di percobaan kedua install LTSP Edubuntu bener-bener mudah! hanya tiga langkah gampang diatas yang kita lakukan (di warnet dengan Client PC IBM Netvista PIII), semua jalan sempurna tanpa adanya dua masalah diatas.. well.. memang gak ada yang sempurna kan?

Tapi memang Edubuntu adalah solusi yang luar biasa untuk sekolah, laboratorium, atau perpustakaan yang membutuhkan solusi Edukasi IT dengan biaya terjangkau dimana hanya butuh sebuah komputer server bermemory besar dan beberapa PC Client yang murah-murah tanpa perlu beli lisensi software apapun. Kehebatan aplikasi Edubuntu pun sudah ada panduannya : bukunya pak Prihantosa.

Sebarkan semangat edukasi open source kawan! Merdeka!

Salam.

Windows Live One Care, Care To Live with One?

Produk Anti Virus 1st party milik Microsoft : Live One Care dinyatakan gagal dalam ujicoba virus oleh website yang cukup berpengaruh dalam konsultasi virus yaitu Virus Bulettin http://www.virusbtn.com.

Saya juga menemukan artikel mengenai hal tersebut di detik.com :
http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/08/time/085139/idnews/739643/idkanal/317

Anti virus untuk Sistem Operasi Windows Vista tersebut kabarnya gagal menangkal 37 virus, dan produk Microsoft lainnya untuk memproteksi OS Windows dari Mall Ware dan Spy Ware : Windows Defender juga dinyatakan oleh WebRoot gagal menjalankan tugasnya dengan membiarkan 84% dari trojan dan spyware yang ada masuk.

Kedua produk terpisah ini menurut Microsoft harus disandingkan bersama agar Microsoft Vista aman, dengan Windows Live One Care seharga US$49,00 dan Windows Defender Gratis.

Pihak pembuat produk keamanan lain sperti Norton dan Mc.Afee pun melayangkan protes kepada Microsoft, mereka mengklaim bahwa mereka tidak diberi akses ke level kernel vista untuk mengembangkan antivirus mereka. hal ini dapat anda baca disini:
http://www.tgdaily.com/2006/10/24/microsoft_windows_defender/

Tapi apabila Microsoft sendiri saja tidak bisa mengamankan OS-nya, Apalagi orang lain! ya enggak?

Saya tidak berniat menyebar “Flame” melalui tulisan ini, MS Windows Vista Beta menurut saya sebagai Desktop fleksibilitas dan kemudahan yang kita peroleh luar biasa bagus dan fleksibilitas ini diasosiasikan oleh Microsoft dengan produktifitas , namun sebagai seorang karyawan dibidang security saya berpendapat bahawa produktifitas yang kita peroleh dengan menggunakan Microsoft akan mubazir apabila hasil produksi kita tersebut tidak dapat diamankan, contoh : Anda membuat laporan akhir tahun selama seminggu berturut-turut bergadang tapi ludes oleh virus, atau anda membuat sebuah proposal “breakthrough” yang bisa mengangkat karir anda tapi ternyata sudah keburu dijiplak “teman” anda.

Alat yang produktif tersebut juga bisa kontra produktif apabila diganggu. Skenario seperti ini juga dapat terjadi : pagi-pagi bos anda minta segera dibuatkan surat segera tapi komputer anda jadi sangat lelet karena banyak “alien” atau lebih parahnya lagi komputer anda ga mau boot.

Belum lagi masalah HAKI, kalau anda suka pakai bajakan (ini akan sangat kontra produktif apabila anda dituntut bila terbukti melakukan hal ini :) ) .

Saya menghimbau agar teman-teman dapat ikut mengkampanyekan masalah resiko data digital dan security / keamanan ICT pada rekan-rekan yang lain khusunya rekan-rekan yang menggunakan komputer untuk sebuah perkerjaan yang “mission critical”. Cara berkomputer yang sehat dapat kita dapat dari OS-OS yang memang mengedepankan security pada saat mendesain dan developmentnya. Yah.. karena saya pakemnya NIX , saya saran pake linux ato BSD, trus… karena saya demen Ubuntu maka saya juga saran Ubuntu :)

Kenapa Ubuntu.. well panjang tuh njelasin-nya, singkatnya begini : ingin keamanan linux dengan desktop nyaman dengan dukungan komunitas yang kuat, gratis dan halal? Ubuntu menawarkan hal tersebut.

Ingin tahu lebih banyak? Ayo gabunglah dengan kami untuk belajar dan tukar pengalaman :) untuk masa depan IT Indonesia yang lebih Sehat :)

Gimana cara gabung dengan kami? gampang! asal dihati anda senang pake ubuntu dan kalo ditanya orang “anda distro linuxnya apa?” anda jawab “ubuntu”, then Congratulations! You are One of Us! :) Jangan lupa aktif share konowledge di milis dan forum yah :)

Linux For Human Beings

Apakah koneksi internet murah di Indonesia tidak Mungkin?

Malam ini saya kebetulan membaca artikel ini :
Laporan dari Vietnam, Broadband Murah= US$ 26/Bulan

Kaget dan kagum.. itu yang saya rasakan saat membacanya.. bayangkan negara seperti Vietnam yang dijadikan rujukan Sutiyoso mengenai motornya yang jumlahnya sangat banyak dan membuat kotanya tidak nyaman, sehingga Beliau berinisiatif untuk membuat peraturan agar motor tidak boleh lewat Thamrin dan Sudirman (meskipun kebijakan ini sudah dimentahkan oleh DPRD), ternyata pemerintahnya dapat memberikan kontribusi yang sangat luar biasa untuk memajukan bangsanya! (Kenapa bukan hal yang seperti ini yang ditiru pemerintah kita dari pemerintah Vietnam)

Kapan Indonesiaku yang tercinta ini bisa seperti ini, menyediakan internet murah untuk bangsanya, karena terus terang Linux adalah Sistem operasi yang nyaman apabila kita terkoneksi ke internet, Ubuntu menjadi besar karena dukungan komunitas yang luarbiasa, terus terang saya menggunakan ubuntu karena inilah linux pertama yang membuat saya merasa tidak lonely, merasa bagian dari sebuah komunitas yang berisi orang-orang yang bervisi sama dalam memandang ilmu.

Well US$29 for a broadband 384/128 Kbps ADSL link.. itu luar biasa dibandingkan langganan ADSL speedy warnet saya yang Rp 3.000.000,- / US$333,- (tax not included), kalo anda hitung Speedy 11x lebih mahal!
Apakah internet murah di Indonesia tidak mungkin? Susah-susah gampang untuk menjawab pertanyaan ini.. karena saya yakin untuk masalah infrastruktur negara kita ini pasti lebih matang dibanding mereka ( CMIIW ) dan untuk SDM kita juga seharusnya lebih maju.. Modal juga harusnya lebih kuat kita.. tapi kok…
jawaban dari orang awam seperti saya seperti ini : “wah, kalo Vietnam bisa segitu.. seharusnya Indonesia bisa lebih murah..”

Saya yakin apabila koneksi internet murah, IGOS bukan impian lagi, karena jujur saja menggunakan ubuntu linux saat online jauh lebih nyaman dibandingkan bolak-balik ganti DVD Repo :) (tapi itu juga kalo cepet koneksinya).
Dan Pengalaman berinternet dengan linux jauh lebih baik dibanding berinternet dengan OS proprietary lainnya, itu kalau anda berani mencoba….

Merdeka Bung!!!

Ubuntu Edgy On Intel 945GM Graphics & Wide Screen LCD NoteBooks

Ass. Wr. Wb.

Edgy eft has been released for quite some time and thanks for the guys from the gathering i got my self a edubuntu 6.10 :) at first i was realy hyped and with great expectation I installed it right away on my Orange, but the this buggy release realy starts to annoy me with freezing Xwindows and crashing applets on Gnome, at the point where i was going to return to the good old Dapper i remember a phrase that my best friend used to say : “No body likes a quiter!”. So I decided to stick with Edgy and try to solve problems one at a time! Coz this is what open source is all about.. solving problem’s and sharing it with others :) And to the first problem that i solve is the freezin X :) and with this problem gone my life with edgy became stable, fast & beautifull (Thanx to beryl :) )

The other reason why i wrote this how to is because there’s no explaination on the unofficial ubuntu guide on installing a i945GM graphic controller, but there is nothing new in this howto, coz on that guide there’s a good howto on installing a 1915, and this guide is actualy based on that howto :)

First download the i945GM driver from :

http://downloadmirror.intel.com/df-support/9726/eng/dri-Intel-3.4.3006-20051209.i386.rpm

This driver was originaly made for SUSE 10 that is why it is in binary RPM form, but that’s okay with a little bit of magic called alien the RPM turns into a Debian Package!

Go to the folder where u put the rpm file then do the alien :D :
#sudo alien dri-Intel-3.4.3006-20051209.i386.rpm

Last thing to do :
#sudo dpkg -i dri-Intel-3.4.3006-20051209.i386.deb

Reboot and Thats it!!! On my Orange this installation works like a charm.. :) right after the reboot my screen resolution has been auto adjusted to 1280 x 800 and the wide screen now look crystal clear with no smudge like distortion like it used to have without the intel driver and 1024 x 768 resolution.

And with this driver installed installing beryl became posible, but i’ll discuss that later.. Enjoy!

Ah, almost forgot.. don’t bother to instal AIGLX coz its already embeded in edgy.. CMIIW…

Wassalam

Maaf bahasa inggris.. ini dari blog gwe di yogharp.wordpress.com, soalnya dah janaji ama istri untuk mengisinya dengan bahasa inggris buat sekalian belajar :D

Ubuntu di Playstation 3

Sony melakukan terobosan dalam Console NextGen-nya yang terbaru Playstation 3, yaitu dengan me-legal-kan menginstal Operating System 3rd party pada mesin tersebut, hal ini dikonfirmasi dengan diluncurkannya website : http://www.playstation.com/ps3-openplatform/index.html

Telah dikonfirmasi bahwa semua distribusi linux yang mempunyai dukungan terhadap arsitektur power pc dapat diinstal di PS3 dengan menggunakan patch khusus untuk kernel power pc agar dapat berjalan pada CELL processor hasil pengembangan Sony-Toshiba-IBM dan merupakan pengembangan Multi-Core dari Power PC.

Berita ini terus terang membuat saya senang karena nantinya kita bisa menghilangkan paradigma bahwa kalo mau main game ya harus instal M******t W*****s, dengan PS3 seharga $600 kita bisa main game “High Definition” dengan nama Playstation sebagai jaminan kualitas, Player BlueRay dan memiliki UBUNTU BOX dengan kekuatan luar biasa dengan Prosesor CELL sekaligus.

untuk Ubuntu on PS3 sedang panas didiskusikan di : http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=298256

Terima Kasih Sony untuk sebuah solusi halal :D