Praktek Bisnis Canonical
Beranger, seorang praktisi IT dari Rumania yang biasa menggunakan Linux, di blognya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan Ubuntu. Pendapat pribadinya mengatakan bahwa, Mark Shuttleworth (MS) menjalankan Canonical tanpa membayar pajak perusahaan dengan menempatkan kantornya di negara Isle of Man yang memang mengenakan pajak sebesar 0% bagi orang yang berbisnis di negaranya. Sedangkan banyak orang yang mengira Canonical itu adalah UK-based company, padahal markas sebenarnya ada di Isle of Man.
Menurut Beranger lagi, untuk bisa membuka perusahaan di Isle of Man tidak semua orang bisa melakukannya, dan MS dituding telah melakukan suatu hal untuk bisa berbisnis disana, mungkin dengan menyuap. Dengan menempatkan kantor disana MS telah menghasilkan banyak uang dari Canonical dan Ubuntu.
Alasan itu yang membuat Beranger untuk tidak menggunakan Ubuntu lagi. Dia tidak bisa menghargai orang yang melakukan kecurangan dengan menghindari pajak dengan menempatkan perusahaannya di negara yang bebas pajak.
Menurut kalian bagaimana?
